Mau jadi pemimpin?, NGIMP!!!

oleh:Iyan Sofiyan  

Assalamu'alaykum Wr.Wb.
   
     Minggu, 7 Juni 2015. Di luar masih mendung, tetesan air perlahan jatuh dari tempatnya, waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore, berarti sudah 2 jam berlalu dari kesepakatan kita semula. Ahhh sudahlah, toh baru 2 jam, belum 3 atau 4 jam, atau mungkin tidak sama sekali, lanjut ke topik kita bahasan tentang Part 1 PKMF.

     Part 1 PKMF, kenapa harus  pake part, kenapa gak season atau Episode yang jelas jangan pake es, soalnya ruangannya udah dingin. back to topic, di part 1 PKMFT ini adalah kelanjutan dari agenda pertama gua di Pra PKMFT yang kurang lebih hanya menampilkan sosialisasi penugasan dan sedikit materi yang cukup ngebosenin tapi dibilang bosen nggak juga, ya karena gua sendiri gak dateng :v, karena ikut agenda lain di luar kota *padahal emang males*.

     Part 1 PKMF menawarkan hal yang berbeda, kesan kaku udah mulai mencair, suhu ruangan sudah mulai mendingin, dan kuota internetpun semakin menipis *lah, apa hubungannya??*. Jumlah peserta yang tadinya 160-an Orang, kini semakin berkurang menjadi 130-an, mungkin yang 30-an Orang lainnya lagi bantu saudara-saudara kita dari Rohingya yang sedang membutuhkan tempat tinggal dan kebutuhan hidup lainnya.

     Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan dari beberapa orang hebat FT yang berkesempatan hadir, yang ga hadir mungkin sama lagi bantu-bantu juga. Sambutan pertama dari Ketua Pelaksana PKM FT 2015Andri Sutomo. Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Kak Andri, yaitu 1) Selalu bersyukur dengan semua nikmat yang dimiliki. Nikmat sehat, umur, rezeki, ataupun nikmat kesempatan sehingga dapat mengikuti Part #1 PKM FT.*jujur nikmat terbesar gua adalah masih Islam sampai sekarang*  2) Selalu niatkan untuk tetap istiqomah dalam mengikuti rangkaian PKM FT.*setau gua istiqomah di jalan-Nya itu lebih penting* 3) Perbaiki tujuan mengikuti PKM FT yaitu untuk memantaskan diri menjadi pemimpin agar terjadi perubahan yang lebih baik dalam diri dan menjadi orang yang bermanfaat serta menjadi pribadi yang %$%$%^$%$^%^.*ga kecatet kata-katanya*    

       -Di sela – sela sambutan, Kak Andri mengajak peserta untuk bermain Kuncup Macan dimana hikmah dari permainan ini adalah “ ketika ada kesempatan, pergunakan dengan baik. Jangan lari dari kesempatan, karena tidak selalu datang dua kali “.- niarcyninthia.wordpress.com

     Agenda selanjutnya adalah sambutan dari Ka.BEMFT 2015/2016 Salah satu harapannya adalah agar setelah lulus PKM FT ini, peserta dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan*semacam titah di kalangan kampus* di BEM FT atau organisasi lainnya.

Prestasi ketiga yaitu adanya kegiatan pemberantasan buta huruf yang terus digala-kan hingga saat ini. Setelah memaparkan tentang keadaan Pendidikan di Indonesia yang “ Gawat Darurat “, Pak Yusro menanyakan “ Apa dan Bagaimana peran kita sebagai calon pendidik ? “. Ada beberapa poin yang disampaikan terkait jawaban pertanyaan di atas yaitu 1) Disiplin. Disiplin disini tidak hanya dalam waktu, tapi segala hal. 2) Seimbang dalam melakukan kegiatan organisasi dan kuliah. 3) Konsisten dalam menjalankan amanah dan kewajiban. 4) Ikut berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di Indonesia dengan menjadikan guru sebagai profesi. Pak Yusro mengatakan “ Kesuksesan dimulai dari semangat dan motivasi “ karena itu sebagai PEMUDA harus memiliki MOTIVASI dan SEMANGAT yang tinggi untuk meraih PRESTASI danBERMANFAAT dalam BERKONTRIBUSI. 
     
     Akhirul kalam Wassalamu'alaykum Wr.Wb.




Bonus:


Previous
Next Post »
0 Komentar